Soppeng, Kepedulian terhadap masyarakat ditunjukkan Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, S.E., dengan segera kembali ke daerahnya untuk meninjau kebakaran Pasar Sentral Batu-Batu, Kecamatan Marioriawa, Minggu (25/10/2026) malam.
Usai dilantik sebagai Wakil Ketua Partai Golkar Sulawesi Selatan di Hotel Four Points Makassar, Suwardi memilih meninggalkan agenda lanjutan partai dan tidak menghadiri acara syukuran HUT Golkar di Pinisi Point. Ia langsung bertolak ke Soppeng untuk melihat kondisi pasar yang dilanda kebakaran pada Sabtu (24/10/2026).
Sekitar pukul 20.00 WITA, Suwardi tiba di lokasi kebakaran. Kehadirannya menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap musibah yang menimpa masyarakat, khususnya para pedagang yang terdampak kebakaran.
Di tengah agenda politik yang padat, Suwardi memilih memprioritaskan kondisi daerahnya. Ia ingin memastikan penanganan pascakebakaran mendapat perhatian dan jajaran pemerintah bergerak cepat dalam merespons kebutuhan masyarakat.
Suwardi tiba di lokasi didampingi Wakil Ketua I DPRD Soppeng H. Naspidin dan Wakil Ketua II DPRD Soppeng Muhammad Taufan. Turut hadir Kasat Intelkam Polres Soppeng, Plt. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Soppeng H. Asis Dahlan, aparat keamanan, serta masyarakat setempat.
Kepedulian Suwardi terhadap musibah tersebut telah ditunjukkan sejak dirinya masih berada di Makassar. Melalui sambungan video call, ia telah berkoordinasi dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Soppeng dan meminta penanganan segera dilakukan tanpa menunggu kepulangannya.
Arahan itu mencakup pengamanan lokasi, pemantauan kondisi pascakebakaran, pendataan warga dan pedagang terdampak, serta identifikasi kebutuhan mendesak masyarakat.
Langkah tersebut penting agar penanganan berjalan terkoordinasi dan pemerintah daerah memiliki data yang memadai untuk menentukan bentuk bantuan sesuai kondisi di lapangan.
Kebakaran Pasar Sentral Batu-Batu bukan sekadar persoalan kerusakan fisik. Bagi para pedagang, musibah ini juga menyangkut keberlangsungan usaha dan sumber penghidupan keluarga.
Karena itu, respons cepat perlu diikuti langkah nyata, mulai dari pendataan kerugian, penyaluran bantuan yang tepat sasaran, hingga perencanaan pemulihan aktivitas perdagangan.
Kehadiran langsung Bupati Soppeng di lokasi menunjukkan perhatian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah. Kini, tindak lanjut penanganan menjadi hal penting agar warga dan pedagang terdampak memperoleh dukungan sesuai kebutuhan serta dapat kembali bangkit setelah kebakaran.
Bagi masyarakat, kepedulian pemerintah tidak hanya diukur dari kehadiran saat bencana terjadi, tetapi juga dari konsistensi mengawal penanganan hingga proses pemulihan berjalan.
(Red)
