Wabup Selle: Mesin Sudah Ada, Sekarang Saatnya Perempuan Soppeng Naik Kelas

Notification

×

Tag Terpopuler

Wabup Selle: Mesin Sudah Ada, Sekarang Saatnya Perempuan Soppeng Naik Kelas

Senin, 10 Agustus 2026 | Agustus 10, 2026 WIB Last Updated 2026-08-10T09:29:40Z


Soppeng, Wakil Bupati Soppeng, Ir. Selle KS Dalle, meminta bantuan peralatan menjahit yang diberikan kepada 40 perempuan di Jennae dan Ganra tidak berhenti sebagai program seremonial.


Ia ingin mesin jahit dan mesin obras tersebut benar-benar dimanfaatkan untuk membuka peluang usaha dan menambah pendapatan keluarga.


Pesan itu disampaikan Selle saat menghadiri kegiatan Piloting Ruang Bersama Indonesia bersama Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Hj. Fatmawati Rusdi di Soppeng, Senin (10/8/2026).


Dalam kegiatan itu, sebanyak 20 mesin jahit dan 20 mesin obras diserahkan kepada 40 perempuan peserta pelatihan. Mereka berasal dari Kelurahan Jennae dan Desa Ganra, masing-masing 20 orang.


Selle mengatakan, bantuan tersebut merupakan kesempatan yang harus dimanfaatkan secara serius.


Bahkan, ia menyampaikan peluang tambahan bantuan apabila para penerima mampu mengembangkan program tersebut.


“Kalau ini berhasil, Ibu Wagub akan tambah lagi. Insya Allah,” kata Selle.


Selle menilai keberhasilan program bukan diukur dari banyaknya peralatan yang dibagikan, melainkan dari dampaknya setelah bantuan diterima.


Ia mendorong para peserta segera mempraktikkan keterampilan yang telah diperoleh melalui pelatihan dengan membuat produk yang memiliki nilai jual.


Usaha tersebut dapat dijalankan secara perorangan maupun bersama dalam kelompok.


Dengan cara itu, mesin bantuan diharapkan menjadi alat produksi yang mampu menciptakan penghasilan baru bagi keluarga penerima.


Wakil Gubernur Sulsel Hj. Fatmawati Rusdi turut memberikan pesan tegas kepada para penerima.


Ia meminta seluruh peralatan digunakan secara produktif dan tidak diperjualbelikan.


“Perempuan harus berdaya dan mandiri, minimal membantu ekonomi keluarga. Alat ini dimanfaatkan sebaik-baiknya agar produktif, jangan sampai dijual,” tegas Fatmawati.


Peringatan tersebut disambut tawa peserta. Namun, pesan utamanya jelas, bantuan pemerintah harus memberikan manfaat nyata.


Dengan bekal pelatihan dan peralatan yang telah diterima, 40 perempuan dari Jennae dan Ganra kini memiliki kesempatan untuk membangun usaha sendiri.


Selle sudah membuka peluang bantuan tambahan. Syaratnya sederhana: mesin harus bekerja, produk harus lahir, dan usaha harus mulai menghasilkan.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Pj. Sekda Soppeng H. Andi Haeruddin, Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, Wakil Ketua II DPRD Soppeng Muhammad Taufan, Ketua TP PKK Kabupaten Soppeng Hj. Suarni Suwardi, Kepala DP3AP2KB Soppeng Hj. Andi Husniati, S.Sos., M.M., serta sejumlah pejabat lainnya.


(Idul Saputra)