Wagub Sulsel dan Wabup Soppeng Satu Suara Tekan Stunting: Data Harus Akurat, Intervensi Tepat Sasaran

Notification

×

Tag Terpopuler

Wagub Sulsel dan Wabup Soppeng Satu Suara Tekan Stunting: Data Harus Akurat, Intervensi Tepat Sasaran

Senin, 10 Agustus 2026 | Agustus 10, 2026 WIB Last Updated 2026-08-10T13:54:54Z


Soppeng, Upaya mempercepat penurunan stunting di Kabupaten Soppeng mendapat perhatian langsung Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, bersama Wakil Bupati Soppeng, Ir. Selle KS Dalle.


Keduanya menekankan pentingnya penguatan data dan intervensi nyata di tingkat pelayanan kesehatan hingga keluarga sasaran saat kunjungan di Puskesmas Sewo, Senin (10/8/2026).


Dalam kunjungan dan pemantauan program penanganan stunting, persoalan data menjadi salah satu perhatian utama. Data yang akurat dinilai menjadi kunci agar pemerintah tidak salah menentukan sasaran intervensi.


Fatmawati Rusdi sebelumnya juga menegaskan bahwa data balita harus diukur dan diperbarui secara berkala untuk memastikan anak yang masuk kategori stunting, gizi kurang maupun wasting benar-benar teridentifikasi. Menurutnya, data yang valid akan membuat intervensi lebih tepat sasaran.


Pesan tersebut sejalan dengan perhatian Wabup Soppeng Selle KS Dalle yang sejak sebelumnya meminta pemerintah desa menyampaikan kondisi faktual anak di wilayah masing-masing.


Selle menilai angka statistik saja tidak cukup. Pemerintah harus mengetahui siapa yang membutuhkan penanganan, bagaimana kondisi keluarganya dan intervensi apa yang telah diberikan.


Komitmen tersebut juga tercermin dalam program percepatan penurunan stunting di Soppeng. Pemkab Soppeng menegaskan pentingnya keterlibatan lintas sektor dalam memastikan intervensi gizi berjalan secara berkelanjutan.


Bagi Wagub Sulsel dan Wabup Soppeng, penanganan stunting bukan sekadar mengejar penurunan angka, tetapi memastikan setiap anak mendapatkan perhatian sejak dini.


Kolaborasi pemerintah provinsi dan kabupaten pun dinilai penting untuk memperkuat pelayanan Puskesmas, Posyandu, pendataan balita serta edukasi kepada keluarga.


Pesannya jelas: data harus benar, anak harus teridentifikasi, dan intervensi harus sampai kepada sasaran.


(Idul Saputra)