Bupati Soppeng Teken Komitmen PM-AAS, Perkuat Sinergi Daerah Wujudkan Swasembada Pangan Nasional

Notification

×

Tag Terpopuler

Bupati Soppeng Teken Komitmen PM-AAS, Perkuat Sinergi Daerah Wujudkan Swasembada Pangan Nasional

Senin, 20 Juli 2026 | Juli 20, 2026 WIB Last Updated 2026-07-20T07:49:34Z


Makassar, Upaya pemerintah mempercepat terwujudnya swasembada pangan nasional terus diperkuat melalui kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Salah satu langkah strategis tersebut ditandai dengan penandatanganan komitmen Perluasan Penerapan Budi Daya Padi Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PM-AAS) oleh para kepala daerah se-Sulawesi Selatan, termasuk Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, dalam Rapat Koordinasi yang digelar di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Senin (20/7/2026).


Rapat koordinasi dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, dan menghadirkan Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian RI sekaligus Penanggung Jawab Swasembada Pangan Sulawesi Selatan, Dr. Ir. Muhammad Taufiq Ratule, M.Si.


Dalam arahannya, Muhammad Taufiq Ratule menegaskan bahwa penerapan PM-AAS merupakan salah satu strategi nasional untuk meningkatkan produktivitas pertanian melalui mekanisasi, penggunaan teknologi modern, serta penerapan sistem budidaya yang lebih efisien. Program ini menjadi bagian penting dalam mendukung target pemerintah mencapai swasembada pangan secara berkelanjutan.


Rakor diikuti seluruh bupati dan wali kota se-Sulawesi Selatan bersama jajaran Kementerian Pertanian, organisasi perangkat daerah, perguruan tinggi, BUMN, dan berbagai pemangku kepentingan yang terlibat dalam pembangunan sektor pertanian.


Pada kesempatan tersebut dipaparkan bahwa Sulawesi Selatan mendapat target penerapan PM-AAS seluas 91.340 hektare pada tahun 2026. Capaian tersebut merupakan bagian dari target nasional pengembangan pertanian modern seluas 1 juta hektare, yang diharapkan mampu meningkatkan produksi beras nasional sekaligus memperkuat ketahanan pangan Indonesia.


Selain membahas target luasan, forum juga mengevaluasi kesiapan daerah dalam penyediaan sarana produksi, pupuk, alat dan mesin pertanian, serta dukungan pendampingan kepada petani. Sinergi lintas sektor dinilai menjadi faktor penting agar implementasi PM-AAS berjalan efektif di seluruh wilayah.


Sebagai bentuk komitmen bersama, seluruh kepala daerah melakukan penandatanganan dukungan terhadap pencapaian target PM-AAS. Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng turut menandatangani dokumen tersebut sebagai wujud kesiapan Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam mendukung transformasi pertanian menuju sistem yang lebih modern dan berdaya saing.


Penandatanganan komitmen ini menjadi simbol penguatan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota dalam menyukseskan agenda swasembada pangan. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, penerapan PM-AAS diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan nasional, serta mendorong peningkatan kesejahteraan petani di berbagai daerah.


Melalui keterlibatan aktif dalam program ini, Kabupaten Soppeng kembali menunjukkan komitmennya untuk menjadi bagian dari transformasi pertanian nasional yang mengedepankan inovasi, teknologi, dan efisiensi sebagai fondasi menuju Indonesia yang semakin mandiri di sektor pangan.


(Idul Saputra)