Tak Ingin Api Meluas yang Kembali Muncul, Polisi Bergerak Cepat Cegah Karhutla

Notification

×

Tag Terpopuler

Tak Ingin Api Meluas yang Kembali Muncul, Polisi Bergerak Cepat Cegah Karhutla

Selasa, 08 September 2026 | September 08, 2026 WIB Last Updated 2026-09-09T05:41:14Z


Soppeng, Tak ingin api kembali meluas, personel Polres Soppeng bersama tim gabungan bergerak cepat menangani titik api yang kembali muncul di lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Rabu (9/9/2026).


Titik api tersebut diketahui berada di kawasan yang sebelumnya telah terbakar sehari sebelumnya. Setelah menerima informasi adanya api yang kembali muncul, personel kepolisian bersama tim terkait langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan.


Tim gabungan dipimpin Kepala Dinas Kehutanan. Personel Polres Soppeng turut melakukan pemadaman, penyisiran dan pemantauan di sekitar lokasi untuk memastikan api tidak kembali menjalar.


Langkah cepat ini dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan kepolisian dalam mengantisipasi Karhutla, khususnya pada lokasi yang sebelumnya telah dilakukan pemadaman namun masih berpotensi menyisakan bara atau titik api.


Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H. menegaskan, jajaran Polres Soppeng akan terus merespons setiap laporan maupun temuan titik api secara cepat bersama instansi terkait.


“Begitu ada titik api yang kembali muncul, personel langsung bergerak melakukan penanganan. Kami tidak ingin api berkembang dan meluas ke kawasan lainnya,” tegas Kapolres.


Menurutnya, penanganan Karhutla membutuhkan kerja sama lintas instansi dan pemantauan secara terus-menerus, terutama setelah proses pemadaman dilakukan.


“Kami terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kondisi di lokasi benar-benar aman. Masyarakat juga kami minta segera melaporkan jika menemukan titik api,” ujarnya.


Hingga penanganan berlangsung, personel Polres Soppeng bersama tim gabungan tetap berada di lokasi untuk melakukan pemadaman dan pemantauan. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya memastikan api terkendali dan tidak kembali meluas.


(Idul Saputra)