Soppeng, Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, S.E., menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh 2026 yang digelar Polres Soppeng di halaman Mapolres Soppeng, Jalan Latenribali, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, Senin (26/10/2026).
Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Soppeng tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas sekaligus memperkuat sinergi antarlembaga demi mewujudkan keamanan dan keselamatan di jalan raya.
Apel yang dimulai pukul 08.30 WITA itu dipimpin Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H. Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Dandim 1423 Soppeng Letkol Inf. Eko Yuliyanto, Wakil Ketua II DPRD Soppeng Muhammad Taufan, serta Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Soppeng Drs. H. Andi Haeruddin, M.Si., bersama jajaran instansi terkait.
Rangkaian kegiatan ditandai dengan penyematan pita operasi kepada perwakilan personel Satlantas Polres Soppeng, Kodim 1423 Soppeng, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP Kabupaten Soppeng. Prosesi tersebut menjadi simbol dimulainya kesiapan personel gabungan dalam mendukung pelaksanaan Operasi Patuh 2026.
Selain unsur TNI dan Polri, apel juga diikuti personel Dinas Perhubungan, Satpol PP, PSC Kabupaten Soppeng, serta gabungan siswa SMA.
Dalam arahannya, Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto menegaskan bahwa Operasi Patuh 2026 tidak semata-mata berorientasi pada penindakan pelanggaran, tetapi juga mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk menjadikan keselamatan sebagai prioritas saat berkendara.
“Disiplin berlalu lintas harus tumbuh dari kesadaran setiap pengguna jalan, bukan hanya karena adanya petugas. Saya menginstruksikan seluruh personel yang terlibat agar melaksanakan tugas secara profesional, tegas, humanis, dan bertanggung jawab,” tegasnya.
Kapolres juga meminta seluruh personel mengedepankan edukasi kepada masyarakat serta melakukan penindakan secara profesional sesuai ketentuan yang berlaku. Pendekatan tersebut diharapkan mampu membangun pemahaman bahwa kepatuhan terhadap aturan lalu lintas merupakan bagian penting dari upaya melindungi keselamatan diri sendiri maupun orang lain.
Menurutnya, sinergi antara kepolisian, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat menjadi faktor penting dalam menekan angka pelanggaran serta mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas.
Keberhasilan operasi, lanjutnya, tidak hanya diukur dari jumlah pelanggaran yang ditindak, tetapi juga dari meningkatnya kesadaran dan perubahan perilaku masyarakat dalam berlalu lintas.
Melalui Operasi Patuh 2026, masyarakat Kabupaten Soppeng diimbau untuk mematuhi rambu-rambu lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, melengkapi dokumen kendaraan, serta menghindari perilaku berkendara yang berpotensi membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.
Apel Gelar Pasukan berakhir pada pukul 08.50 WITA dalam keadaan tertib dan lancar. Kegiatan ini menjadi bagian dari kesiapan personel gabungan untuk mendukung pelaksanaan Operasi Patuh 2026 sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan budaya berlalu lintas yang aman, tertib, dan bertanggung jawab di Kabupaten Soppeng.
(Red)
