Hj Suarni Suwardi: Kader PKK Harus Jadi Penggerak Tertib Administrasi Kependudukan

Notification

×

Tag Terpopuler

Hj Suarni Suwardi: Kader PKK Harus Jadi Penggerak Tertib Administrasi Kependudukan

Senin, 07 September 2026 | September 07, 2026 WIB Last Updated 2026-09-08T05:03:06Z

 

Soppeng, Ketua TP PKK Kabupaten Soppeng, Hj Suarni Suwardi, menegaskan pentingnya peran keluarga dalam mewujudkan tertib administrasi kependudukan.


Menurutnya, kesadaran masyarakat untuk melengkapi dan memperbarui dokumen kependudukan harus dibangun dari lingkungan keluarga sebelum diperluas ke masyarakat.


Hal itu disampaikan Hj Suarni saat membuka Sosialisasi Keluarga Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (KISAK) Tingkat Kabupaten Soppeng di Aula Gabungan Dinas Kabupaten Soppeng, Selasa (8/9/2026).


“Kesadaran administrasi kependudukan harus kita mulai dari keluarga,” kata Hj Suarni.


Ia menyebut administrasi kependudukan berkaitan langsung dengan berbagai kebutuhan masyarakat. Kartu Keluarga, KTP elektronik, Kartu Identitas Anak, akta kelahiran maupun akta kematian menjadi dokumen penting dalam memperoleh berbagai layanan publik.


Karena itu, setiap keluarga diminta memastikan data dan dokumen kependudukan yang dimiliki tetap lengkap serta sesuai dengan kondisi sebenarnya.


Hj Suarni juga meminta perubahan data dalam keluarga segera ditindaklanjuti melalui pembaruan dokumen kependudukan.


Dalam kesempatan tersebut, Hj Suarni mengingatkan kader PKK dan Duta KISAK agar tidak sekadar menjadi peserta sosialisasi. Mereka diharapkan mampu meneruskan pengetahuan yang diperoleh kepada keluarga dan masyarakat di wilayah masing-masing.


“Kepada seluruh kader PKK dan Duta KISAK, saya berharap dapat menjadi teladan, edukator, fasilitator dan penggerak bagi masyarakat,” ujarnya.


Sebelum sosialisasi, kegiatan diawali dengan pelantikan Kader KISAK yang berasal dari delapan kecamatan. Para kader tersebut ditetapkan melalui SK Ketua TP PKK Kabupaten Soppeng Nomor 06/Kep/PKK.Kab/IX/2026.


Hj Suarni juga menjadi pemateri dalam kegiatan tersebut dengan membawakan materi Penguatan Peran TP PKK dalam Mewujudkan Keluarga Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (KISAK).


Ia menjelaskan TP PKK memiliki peran sebagai edukator, mediator, fasilitator, penggerak sekaligus mitra pemerintah dalam membantu masyarakat memahami pentingnya administrasi kependudukan.


Menurutnya, kedekatan kader PKK dengan keluarga dan masyarakat menjadi modal penting untuk memperkuat gerakan KISAK hingga tingkat desa dan kelurahan.


Ia pun mendorong koordinasi antara TP PKK dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, pemerintah kecamatan, desa dan kelurahan terus diperkuat.


Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Soppeng, Musriadi, SH, MH, menekankan bahwa data kependudukan harus berkualitas dan dapat dipercaya.


“Data kependudukan bukan hanya banyak, tapi benar, aman, konsisten, dan dapat dipercaya,” ujar Musriadi.


Ia memaparkan sejumlah inovasi pelayanan Dukcapil Soppeng, antara lain Bayi Lahir Pulang Bawa Akta, perekaman KTP elektronik di sekolah, penerbitan Kartu Identitas Anak melalui kerja sama dengan instansi terkait, serta perekaman KTP elektronik bagi masyarakat berkebutuhan khusus.


Sosialisasi KISAK tersebut diikuti jajaran Dinas Dukcapil Soppeng, pengurus TP PKK Kabupaten Soppeng, Ketua TP PKK kecamatan, kelurahan dan desa se-Kabupaten Soppeng, Ketua Pokja I TP PKK kecamatan, Duta KISAK serta calon Kader KISAK.


Turut hadir Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga, dr. Hj. Rahmawati, M.Kes., Sp.MK., para staf ahli dan pengurus TP PKK Kabupaten Soppeng.


Hj Suarni berharap gerakan KISAK mampu membangun kebiasaan baru di tengah masyarakat, yakni memastikan setiap anggota keluarga memiliki dokumen kependudukan yang lengkap dan data yang selalu diperbarui.


“Satu Keluarga, Tertib Administrasi Kependudukan.”


(Idul Saputra)