Bupati Soppeng Bicara Keras Soal Integritas: Jangan Bawa Jabatan Tanpa Kejujuran dan Amanah

Notification

×

Tag Terpopuler

Bupati Soppeng Bicara Keras Soal Integritas: Jangan Bawa Jabatan Tanpa Kejujuran dan Amanah

Kamis, 03 September 2026 | September 03, 2026 WIB Last Updated 2026-09-04T05:16:29Z


Soppeng, Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng menyampaikan pesan yang cukup tajam dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang digelar Polres Soppeng. Di hadapan jajaran pemerintah, aparat keamanan dan Forkopimda, ia menekankan bahwa jabatan dan tugas pelayanan kepada masyarakat harus dibarengi kejujuran, amanah, komunikasi, dan kecerdasan.


Suwardi tidak ingin nilai-nilai Maulid berhenti sebagai seremoni tahunan. Menurutnya, keteladanan Rasulullah SAW justru harus terlihat dalam perilaku dan cara setiap orang menjalankan tanggung jawabnya.


“Rasulullah SAW adalah teladan terbaik dalam segala aspek kehidupan,” tegas Suwardi.


Ia kemudian mengingatkan empat sifat Rasulullah SAW yang dinilai sangat relevan dengan dunia pemerintahan dan pelayanan publik: siddiq, amanah, tabligh, dan fathanah.


Siddiq berarti jujur. Amanah berarti dapat dipercaya. Tabligh berarti mampu berkomunikasi dan menyampaikan kebenaran, sedangkan fathanah berarti cerdas.


Bagi Suwardi, empat sifat tersebut semestinya tidak hanya menjadi materi ceramah. Nilainya harus menjadi ukuran dalam menjalankan tugas, terutama bagi mereka yang memegang kewenangan dan berhadapan langsung dengan kepentingan masyarakat.


Pesannya jelas: jabatan tanpa integritas kehilangan makna pelayanan.


“Ketika seluruh masyarakat, pemerintah dan aparat mampu mengintegrasikan ketakwaan dan akhlak mulia ini ke dalam sanubari, maka tugas menjaga keamanan bukan lagi sekadar profesi, melainkan ladang ibadah yang bernilai pahala jariah,” ujarnya.


Suwardi juga menekankan bahwa menjaga keamanan dan kedamaian Soppeng bukan pekerjaan satu pihak. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, begitu pula aparat keamanan. Masyarakat harus menjadi bagian penting dalam menjaga suasana daerah tetap kondusif.


Karena itu, ia mengajak seluruh elemen memperkuat ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah wathaniyah. Perbedaan, menurutnya, tidak boleh menjadi alasan untuk merusak persaudaraan maupun kedamaian daerah.


Peringatan Maulid tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Soppeng Andi Muhammad Farid, Wakil Bupati Soppeng Selle KS Dalle, Kapolres Soppeng AKBP Budi Haryanto, serta unsur Forkopimda lainnya.


Di tengah tuntutan masyarakat terhadap pemerintahan yang semakin terbuka dan pelayanan yang semakin cepat, pesan Suwardi menjadi pengingat bahwa ukuran keberhasilan tidak hanya terletak pada program dan kebijakan, tetapi juga pada karakter orang-orang yang menjalankan amanah tersebut.


“Mari kita teladani keluhuran budi pekerti Nabi Besar Muhammad SAW dalam memelihara kedamaian di bumi Latemmamala yang kita cintai ini,” pungkas H. Suwardi.


(Idul Saputra)