Soppeng, Kemarau panjang yang berdampak pada ketersediaan air bersih menjadi perhatian serius di sejumlah wilayah. Di Jampuserenge, Kelurahan Appanang, Kecamatan Liliriaja, upaya penyediaan sumber air baru mulai dipersiapkan.
Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., turun langsung meninjau lokasi persiapan pembangunan sumur bor, Selasa (1/9/2026).
Kehadiran Kapolres di lokasi untuk memastikan kesiapan titik pengeboran sekaligus melihat langsung kondisi lapangan yang nantinya menjadi lokasi pembangunan sumur bor.
Lokasi tersebut berada di kediaman Per. Hasnah, 86 tahun. Kapolres bersama rombongan melakukan pengecekan sebelum menentukan titik yang akan digunakan untuk pengeboran.
Selain pengecekan lokasi, dilakukan pula koordinasi dengan pemerintah setempat untuk memastikan proses pembangunan dapat berjalan tertib dan lancar.
Peninjauan diikuti PJU Polres Soppeng, Camat Liliriaja Andi Lukman Saransi, S.Sos., M.M., Ketua Baznas Kabupaten Soppeng KM Satturi, S.Pd.I., M.Pd.I., Lurah Appanang Andi Najamuddin, S.Sos., personel Polsek Liliriaja dan warga setempat.
AKBP Hari Budiyanto menegaskan bahwa persoalan air bersih tidak bisa dipandang sebelah mata, khususnya bagi masyarakat yang terdampak kemarau berkepanjangan.
“Air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, setiap upaya yang dapat membantu warga mendapatkan akses air harus kita dukung dan kawal bersama,” ujarnya.
Kapolres menyebut pihaknya ingin memastikan proses pembangunan nantinya tidak hanya berjalan, tetapi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kehadiran kami bukan hanya untuk melihat lokasi, tetapi memastikan prosesnya dapat berjalan dengan baik, aman dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.
Pembangunan sumur bor tersebut merupakan hasil sinergi Baznas, Polres Soppeng, pemerintah daerah dan masyarakat sebagai respons terhadap kebutuhan air bersih warga.
Agar pelaksanaan pengeboran tidak menemui hambatan, koordinasi lintas pihak akan terus dilakukan.
Kapolres meminta jajaran terkait memastikan bantuan benar-benar menyasar warga yang membutuhkan.
“Yang paling utama adalah bagaimana bantuan ini benar-benar sampai pada masyarakat yang membutuhkan. Kita ingin setiap langkah yang dilakukan memberikan manfaat dan menjadi solusi bagi warga, khususnya dalam menghadapi keterbatasan air bersih,” tegasnya.
Polsek Liliriaja bersama Bhabinkamtibmas dan Unit Intelkam juga akan melakukan pemantauan terhadap perkembangan persiapan pembangunan.
Peninjauan berlangsung selama sekitar 1,5 jam, mulai pukul 09.00 sampai 10.30 WITA, dan berjalan aman serta terkendali.
Jika pembangunan terealisasi, sumur bor tersebut diharapkan dapat menjadi sumber air alternatif bagi masyarakat Jampuserenge sekaligus membantu warga menghadapi dampak kemarau panjang.
(Idul Saputra)
