Makassar, Kebahagiaan tengah menyelimuti keluarga Wakil Bupati Soppeng, Selle KS Dalle. Momen kelulusan sekolah dasar yang dirayakan putrinya, Diananda Djiwa Mustika, tahun ini terasa semakin istimewa. Tidak hanya berhasil menuntaskan pendidikan di jenjang sekolah dasar, Diananda juga berhasil menerbitkan buku pertamanya yang berjudul Wisuda Impian.
Peluncuran buku tersebut dilaksanakan dalam rangkaian acara Akhirussanah Al-Biruni Mandiri School yang berlangsung di Ballroom Hotel Four Points by Sheraton Makassar, Sabtu (13/6/2026).
Kegiatan itu menjadi momentum bersejarah bagi para siswa yang menyelesaikan pendidikan dasar, sekaligus menampilkan hasil karya literasi yang telah mereka susun selama menempuh pendidikan.
Di hadapan para guru, orang tua, dan tamu undangan yang hadir, Diananda memperkenalkan buku karyanya sebagai salah satu capaian yang berhasil diraih menjelang kelulusan.
Kehadiran buku tersebut menjadi bukti bahwa usia muda bukan menjadi penghalang untuk berkarya dan menuangkan gagasan dalam bentuk tulisan.
Penerbitan buku itu merupakan bagian dari program unggulan Al-Biruni Mandiri School yang dikenal dengan “Satu Siswa Satu Buku”. Program tersebut dirancang untuk membangun budaya literasi di lingkungan sekolah dengan mendorong setiap siswa menghasilkan karya tulis sebelum menyelesaikan pendidikan mereka.
Melalui program tersebut, para siswa diberikan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan menulis, berimajinasi, dan menyusun gagasan secara sistematis. Hasilnya kemudian dibukukan sebagai bentuk apresiasi terhadap proses belajar yang telah mereka jalani.
Diananda menjadi salah satu dari 32 siswa yang berhasil menyelesaikan program tersebut. Prestasi menerbitkan buku di usia 12 tahun menjadi pencapaian yang membanggakan, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi sekolah yang selama ini berkomitmen membangun karakter dan budaya literasi peserta didiknya.
Wakil Bupati Soppeng, Selle KS Dalle, yang hadir bersama istrinya, dr. Rahmawati, M.Kes., S.Mb., mengaku sangat bersyukur dapat menyaksikan langsung dua pencapaian penting yang diraih putrinya dalam satu momen yang sama.
Menurutnya, kelulusan sekolah dasar merupakan langkah awal dalam perjalanan pendidikan yang lebih panjang. Sementara keberhasilan menerbitkan buku menjadi pengalaman berharga yang akan membentuk kepercayaan diri dan kemampuan berpikir kritis anak sejak dini.
“Sebagai orang tua, tentu kami merasa bangga dan terharu. Menyaksikan putri kami menyelesaikan pendidikan dasarnya sekaligus meluncurkan karya tulis pertama merupakan kebahagiaan yang sangat berarti,” ujarnya.
Selle menilai program literasi yang diterapkan sekolah merupakan inovasi pendidikan yang patut diapresiasi. Ia menyebut kebiasaan menulis mampu melatih anak-anak untuk berpikir kreatif, memperluas wawasan, sekaligus membangun keberanian dalam menyampaikan ide dan pandangan kepada masyarakat.
Menurutnya, pendidikan tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik semata, tetapi juga harus mampu membentuk karakter, kreativitas, dan produktivitas peserta didik. Karena itu, ia berharap semakin banyak sekolah yang mengembangkan program serupa agar budaya literasi tumbuh lebih kuat di kalangan generasi muda.
Dalam kesempatan tersebut, Selle juga memberikan pesan kepada putrinya agar terus semangat belajar, mengembangkan potensi diri, serta tidak berhenti berkarya. Ia berharap buku pertama yang diterbitkan menjadi awal dari perjalanan panjang Diananda dalam dunia literasi dan kepenulisan.
Program “Satu Siswa Satu Buku” selama ini telah menjadi salah satu identitas Al-Biruni Mandiri School dalam membangun tradisi menulis di lingkungan pendidikan. Melalui program tersebut, para siswa tidak hanya membawa ijazah saat lulus, tetapi juga meninggalkan jejak intelektual berupa karya tulis yang dapat dibaca dan menginspirasi orang lain.
Keberhasilan Diananda Djiwa Mustika menerbitkan Wisuda Impian pada hari kelulusannya menjadi contoh nyata bahwa semangat berkarya dapat ditanamkan sejak usia dini. Dengan dukungan keluarga, sekolah, dan lingkungan yang positif, generasi muda memiliki peluang besar untuk tumbuh menjadi pribadi yang kreatif, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat melalui karya-karya yang dihasilkan.
(Red/JOIN)


