150 Santri dan Anak Yatim Tersenyum Haru di Masjid Agung Watansoppeng, Ini Pesan Menyentuh Bupati Soppeng

Notification

×

Tag Terpopuler

150 Santri dan Anak Yatim Tersenyum Haru di Masjid Agung Watansoppeng, Ini Pesan Menyentuh Bupati Soppeng

Kamis, 16 April 2026 | April 16, 2026 WIB Last Updated 2026-04-17T03:08:38Z


Soppeng, Suasana berbeda terasa di Masjid Agung Darussalam Watansoppeng, Kamis (16/4/2026). Tangis haru bercampur senyum bahagia mewarnai kegiatan santunan bagi ratusan santri dan anak yatim yang datang dari berbagai penjuru Kabupaten Soppeng.


Sebanyak 150 santri dan anak yatim tampak antusias sejak pagi. Mereka memenuhi area masjid dengan wajah penuh harap, menanti momen penyerahan bantuan dari Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, bersama Ketua BAZNAS Kabupaten Soppeng, KM. Satturi.


Namun, kegiatan ini bukan sekadar seremoni. Lebih dari itu, tersimpan pesan kemanusiaan yang kuat—tentang kepedulian, kebersamaan, dan masa depan generasi muda yang perlu dijaga bersama.


Para penerima santunan berasal dari enam pondok pesantren berbeda, yakni Pontren Yasrib Lapajung, DDI Pattojo, Pergis Ganra, Pertanian NU Sering, Darunnaim Pesse, dan As’Adiyah Tokare.


Kehadiran mereka menciptakan suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Di tengah lantunan doa, satu per satu santri dan anak yatim maju menerima bantuan secara simbolis. Senyum yang mengembang di wajah mereka menjadi pemandangan yang sulit dilupakan.


Ketua BAZNAS Kabupaten Soppeng, KM. Satturi, menegaskan bahwa santunan ini merupakan bentuk amanah dari para muzakki yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaganya.


“Anak-anak yatim ini adalah tanggung jawab kita bersama. Bantuan ini mungkin tidak besar, tetapi kami berharap dapat menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus belajar dan meraih masa depan yang lebih baik,” ujarnya dengan penuh harap.


Ia juga memberikan apresiasi kepada para muzakki yang terus mempercayakan penyaluran ZIS melalui BAZNAS, sehingga program sosial dapat berjalan secara berkelanjutan. 


Sementara itu, Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung kegiatan sosial yang menyentuh langsung masyarakat.


“Anak-anak yatim dan para santri harus merasakan bahwa mereka tidak sendiri. Pemerintah hadir untuk mereka, memberikan perhatian dan dukungan,” ungkapnya.


Menurutnya, kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Soppeng dan BAZNAS menjadi kunci penting dalam memperluas jangkauan bantuan sosial.


Kegiatan ini tidak hanya memberikan bantuan secara materi, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi para penerima. Di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan, perhatian seperti ini menjadi energi positif bagi mereka untuk terus melangkah.


Bupati Soppeng juga berharap kegiatan serupa dapat terus ditingkatkan di masa mendatang, baik dari segi jumlah penerima maupun nilai bantuan.


“Semoga ini menjadi berkah bagi kita semua, dan menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak kita,” tambahnya.


Di akhir kegiatan, senyum bahagia para santri dan anak yatim menjadi bukti nyata bahwa kepedulian sosial memiliki dampak yang luar biasa. Bantuan yang diberikan mungkin terbatas secara materi, namun maknanya jauh lebih besar—memberikan semangat, harapan, dan rasa bahwa mereka tidak dilupakan.


Momen ini sekaligus menjadi pengingat bagi semua pihak bahwa di tengah kesibukan dan tantangan hidup, semangat berbagi tetap harus dijaga.


(Idul Saputra)