Soppeng, Dalam rangka untuk menjaga stabilitas keamanan terus digencarkan aparat di wilayah Kabupaten Soppeng. Salah satunya melalui patroli gabungan yang dirangkaikan dengan razia mendadak di Lapas Kelas II Watansoppeng, Senin malam (6/4/2026).
Kegiatan ini melibatkan unsur kepolisian, TNI, serta petugas lembaga pemasyarakatan. Operasi yang dimulai sekitar pukul 20.30 WITA tersebut dipimpin oleh Zainandar Zain sebagai bagian dari langkah preventif untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
Sebelum menyasar lapas, aparat terlebih dahulu melakukan patroli di sejumlah titik yang dianggap rawan di wilayah perkotaan. Patroli ini bertujuan mengantisipasi potensi gangguan keamanan yang kerap muncul pada malam hari. Setelah itu, fokus pengamanan diarahkan ke Lapas Kelas II Watansoppeng yang terletak di Kelurahan Lemba, Kecamatan Lalabata.
Setibanya di lokasi, petugas langsung bergerak cepat. Tanpa adanya pemberitahuan sebelumnya, razia dilakukan secara menyeluruh di beberapa blok hunian warga binaan. Pemeriksaan berlangsung ketat dan detail, mencakup tempat tidur, barang pribadi, hingga sudut-sudut ruangan yang berpotensi dijadikan tempat penyimpanan barang terlarang.
Dalam razia tersebut, petugas secara khusus menargetkan barang-barang yang dinilai dapat mengganggu keamanan, seperti narkotika, senjata tajam, serta telepon genggam ilegal yang kerap disalahgunakan untuk mengendalikan aktivitas dari dalam lapas.
Namun, hasil razia justru menunjukkan hal yang cukup mengejutkan. Aparat tidak menemukan adanya narkotika maupun telepon genggam ilegal di dalam lapas tersebut. Kondisi ini mengindikasikan bahwa pengawasan internal di lapas berjalan cukup efektif.
Meski demikian, petugas tetap mengamankan sejumlah barang yang dianggap berpotensi membahayakan. Di antaranya kaleng, gelas kaca, piring, korek gas, botol parfum, serta berbagai benda berbahan logam. Barang-barang tersebut disita sebagai langkah antisipatif untuk mencegah kemungkinan penyalahgunaan yang dapat membahayakan warga binaan maupun petugas.
Selain melakukan pemeriksaan, aparat juga memberikan pembinaan kepada warga binaan. Mereka diingatkan untuk selalu mematuhi aturan yang berlaku serta menjaga ketertiban di dalam lingkungan lapas.
Sementara itu, Kapolres Soppeng, Aditya Pradana, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Menurutnya, patroli tidak hanya difokuskan pada lembaga pemasyarakatan, tetapi juga menyasar berbagai potensi gangguan lain di tengah masyarakat.
“Patroli ini akan terus kami tingkatkan sebagai langkah pencegahan agar situasi tetap aman dan kondusif,” ujarnya.
Ia juga menyoroti sejumlah keluhan masyarakat, termasuk aktivitas balap liar dan penggunaan kendaraan yang meresahkan di jalanan, yang turut menjadi perhatian aparat dalam operasi rutin.
Kegiatan yang melibatkan berbagai unsur ini menjadi bukti kuatnya sinergi antarinstansi dalam menjaga stabilitas keamanan, khususnya di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tertentu.
Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 22.15 WITA. Selama razia berlangsung, situasi tetap aman dan terkendali tanpa adanya insiden berarti. Hingga kegiatan selesai, kondisi di dalam lapas maupun wilayah sekitarnya dilaporkan tetap kondusif.
(Idul Saputra)


