Pesan Tegas Ketua LSM SIDIK di Hari Jadi Soppeng ke-765 , Ini yang Tak Boleh Dilupakan !

Notification

×

Tag Terpopuler

Pesan Tegas Ketua LSM SIDIK di Hari Jadi Soppeng ke-765 , Ini yang Tak Boleh Dilupakan !

Rabu, 25 Maret 2026 | Maret 25, 2026 WIB Last Updated 2026-03-26T06:17:41Z

Ketua Umum LSM SIDIK Mahmud Cambang (ist). 


Soppeng, Kabupaten Soppeng memperingati Hari Jadinya yang ke-765 dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan 23 Maret 2026. Momentum bersejarah ini menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga nilai-nilai luhur yang telah diwariskan sejak masa lampau.


Ketua Umum LSM SIDIK, Mahmud Cambang, menegaskan bahwa peringatan hari jadi tidak boleh hanya dimaknai sebagai seremoni tahunan semata, melainkan harus menjadi ruang refleksi untuk memperkuat jati diri daerah.


Menurutnya, usia Soppeng yang telah mencapai lebih dari tujuh abad menunjukkan bahwa daerah ini memiliki fondasi sejarah dan budaya yang sangat kuat.


“Hari jadi ini bukan sekadar perayaan, tetapi momentum untuk kembali mengingat sejarah serta nilai-nilai yang membentuk karakter masyarakat Soppeng,” ujarnya. Kamis (26/3/2026). 


Menurutnya, Soppeng yang dikenal dengan julukan Bumi Latemmamala memiliki perjalanan sejarah panjang sejak era kerajaan Bugis. 


Nilai-nilai seperti keberanian, kejujuran, dan solidaritas telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat hingga saat ini.


Warisan tersebut tidak hanya tercermin dalam budaya dan tradisi, tetapi juga dalam kehidupan sosial yang menjunjung tinggi kebersamaan dan gotong royong.


Seiring perkembangan zaman, Soppeng terus mengalami transformasi dalam berbagai sektor, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia.


Dalam pernyataannya, Mahmud Cambang juga menyoroti pentingnya menjaga persatuan di tengah tantangan global yang semakin kompleks.


Ia menilai bahwa perubahan sosial dan perkembangan teknologi dapat membawa dampak positif maupun negatif, tergantung bagaimana masyarakat menyikapinya.


“Persatuan dan gotong royong adalah kekuatan utama kita. Tanpa itu, sulit bagi daerah untuk berkembang secara berkelanjutan,” tegasnya.


"Semangat kebersamaan inilah yang diharapkan terus menjadi landasan dalam menghadapi berbagai dinamika yang terjadi di masyarakat, katanya. 


Memasuki usia ke-765, Soppeng diharapkan mampu terus tumbuh menjadi daerah yang lebih maju dan sejahtera. Namun demikian, kemajuan tersebut harus tetap berjalan seiring dengan upaya pelestarian budaya dan identitas lokal.


Mahmud Cambang berharap generasi muda dapat mengambil peran penting dalam menjaga warisan leluhur, sekaligus menjadi motor penggerak pembangunan daerah.


Menurutnya, keseimbangan antara modernisasi dan pelestarian budaya menjadi kunci utama dalam menciptakan masa depan yang berkelanjutan.


Peringatan Hari Jadi Soppeng ke-765 menjadi momen refleksi bagi seluruh masyarakat untuk melihat kembali perjalanan panjang daerah ini, sekaligus memperkuat komitmen dalam membangun masa depan yang lebih baik.


Dengan semangat persatuan, gotong royong, dan penghormatan terhadap sejarah, Soppeng diyakini mampu terus berkembang tanpa kehilangan jati dirinya.


Momentum ini pun menjadi pengingat bahwa kekuatan sebuah daerah tidak hanya terletak pada pembangunan fisik, tetapi juga pada nilai-nilai yang hidup di tengah masyarakatnya.


(Idul Saputra)