Bupati Soppeng: Musrenbang RKPD 2027 Jadi Momentum Menyepakati Agenda Pembangunan Daerah

Notification

×

Tag Terpopuler

Bupati Soppeng: Musrenbang RKPD 2027 Jadi Momentum Menyepakati Agenda Pembangunan Daerah

Rabu, 11 Maret 2026 | Maret 11, 2026 WIB Last Updated 2026-03-11T12:08:33Z


Soppeng, Bupati Soppeng, Suwardi Haseng, membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Soppeng Tahun 2027 yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting, bertempat di Ruang Soppeng Command Center (SCC) Lamataesso, Selasa (10/3/2026).


Dalam sambutannya, Bupati Soppeng menjelaskan bahwa penyusunan RKPD merupakan amanah dalam proses perencanaan pembangunan daerah yang disusun setiap tahun dengan berpedoman pada dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) serta Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) yang telah ditetapkan melalui peraturan daerah. RKPD Kabupaten Soppeng Tahun 2027 sendiri merupakan pelaksanaan tahun ketiga dari RPJMD Kabupaten Soppeng 2025–2029.


Menurutnya, Musrenbang yang dilaksanakan saat ini menjadi tahapan penting dalam proses penyempurnaan rancangan RKPD dan rencana kerja perangkat daerah tahun 2027 sebelum memasuki tahap penganggaran melalui penyusunan Kebijakan Umum Anggaran (KUA), Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS), hingga penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD).


“Musrenbang menjadi momentum penting untuk menyepakati agenda pembangunan strategis daerah yang akan dituangkan dalam dokumen RKPD. Melalui forum ini pula masyarakat diberikan ruang partisipasi untuk terlibat dalam proses perencanaan pembangunan daerah,” ujarnya.


Di sektor pertanian, pemerintah daerah akan terus mendorong pengembangan pertanian tanaman pangan melalui sistem pertanian terpadu sebagai penopang utama ekonomi daerah. Dukungan juga akan diperkuat pada sektor peternakan dan perikanan melalui peningkatan sarana dan prasarana guna meningkatkan nilai tambah produksi.


Bupati juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, provinsi, dan pusat dalam mewujudkan pembangunan yang selaras dan berkelanjutan.


Ia menambahkan bahwa keterbatasan pembiayaan APBD membuat tidak semua program dapat dibiayai oleh pemerintah daerah. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dan partisipasi dari berbagai pihak, termasuk masyarakat, dunia usaha, serta kerja sama dengan pemerintah provinsi dan pusat guna memperoleh dukungan pembiayaan dari APBN maupun APBD Provinsi.


“Saya yakin melalui forum Musrenbang ini kita dapat menghasilkan keputusan yang benar-benar berorientasi pada kepentingan masyarakat serta mampu mendorong terwujudnya Soppeng yang sehat, maju, dan berdaya saing berbasis agropolitan,” pungkasnya.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Soppeng, anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan daerah pemilihan Soppeng–Wajo, Bappelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Soppeng, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para kepala perangkat daerah, camat, kepala desa dan lurah, pimpinan perguruan tinggi, organisasi masyarakat, organisasi profesi, LSM, unsur pers, Forum Anak Kabupaten Soppeng, serta tokoh masyarakat, agama, pemuda, dan perempuan.


(Idul Saputra)