Bupati Soppeng Sukses Hadirkan Program ICARE Rp60 Miliar untuk Petani Milenial

Notification

×

Tag Terpopuler

Bupati Soppeng Sukses Hadirkan Program ICARE Rp60 Miliar untuk Petani Milenial

Selasa, 21 Juli 2026 | Juli 21, 2026 WIB Last Updated 2026-07-22T06:14:39Z


Soppeng, Upaya Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng memperjuangkan penguatan sektor pertanian kembali membuahkan hasil. Kabupaten Soppeng berhasil menjadi salah satu daerah penerima Program Integrated Corporation of Agricultural Resources Empowerment (ICARE) dengan nilai sekitar Rp60 miliar yang akan digunakan untuk memperkuat 20 Brigade Pangan Milenial.


Program yang didanai Bank Dunia tersebut merupakan bagian dari agenda modernisasi pertanian nasional dan diperoleh melalui koordinasi serta komunikasi intensif antara Pemerintah Kabupaten Soppeng dengan Kementerian Pertanian Republik Indonesia.


Keberhasilan itu diawali dengan kunjungan Direktur ICARE Bram Kusbiantoro bersama perwakilan Bank Dunia, Mr. Joel, ke Kabupaten Soppeng pada pertengahan Juli 2026. Dalam kunjungan tersebut, tim melakukan verifikasi lapangan untuk menilai kesiapan daerah dalam mengembangkan pertanian modern berbasis korporasi.


Hasil penilaian menetapkan Soppeng sebagai salah satu penerima Program ICARE. Direktur ICARE Bram Kusbiantoro menjelaskan bahwa program tersebut hanya dilaksanakan di tiga provinsi, yakni Sulawesi Selatan, Lampung, dan Kalimantan Barat. Dari Sulawesi Selatan, hanya empat kabupaten yang dinyatakan lolos, yaitu Soppeng, Gowa, Barru, dan Enrekang.


Menurut Bram, kesiapan Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam membangun ekosistem pertanian modern menjadi salah satu alasan daerah ini dipercaya menerima program tersebut.


Melalui Program ICARE, sekitar Rp60 miliar akan dialokasikan untuk penyediaan alat dan mesin pertanian (alsintan) modern bagi 20 Brigade Pangan. Dukungan itu diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, efisiensi usaha tani, serta memperkuat peran generasi muda dalam pembangunan sektor pertanian.


Program selanjutnya memasuki tahap sosialisasi ICARE Project Implementation Unit (PIU) yang diselenggarakan Balai Besar Pengembangan Sistem Modernisasi Pertanian (BRMP Sistem) di Aula Pertemuan Gabungan Dinas, Kompleks Kantor Bupati Soppeng.


Dalam sambutan Bupati Soppeng yang dibacakan Penjabat Sekretaris Daerah H. Andi Haeruddin, ditegaskan bahwa kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Soppeng harus dimanfaatkan sebagai momentum mempercepat transformasi pertanian menuju sistem yang lebih modern, maju, dan berdaya saing.


Pemerintah Kabupaten Soppeng juga menegaskan komitmennya untuk mengawal pelaksanaan program agar tepat sasaran sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh para petani.


Plt. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan Kabupaten Soppeng, H. Asis Dahlan, menjelaskan bahwa program akan difokuskan di Kecamatan Lalabata, Ganra, Marioriawa, dan Donri-Donri. Penerima manfaat diprioritaskan bagi petani milenial berusia maksimal 40 tahun sebagai bagian dari upaya regenerasi petani di daerah.


Ia menambahkan, penyaluran bantuan dijadwalkan berlangsung mulai pertengahan Agustus hingga pertengahan September 2026. Kehadiran Brigade Pangan diharapkan menjadi penggerak utama penerapan mekanisasi dan teknologi pertanian modern di Kabupaten Soppeng.


Keberhasilan menghadirkan Program ICARE senilai sekitar Rp60 miliar menjadi salah satu capaian penting Pemerintah Kabupaten Soppeng di bawah kepemimpinan Bupati H. Suwardi Haseng. Program ini tidak hanya memperkuat sektor pertanian, tetapi juga membuka peluang lebih besar bagi petani milenial untuk menjadi pelaku utama dalam mewujudkan pertanian yang modern, produktif, dan berkelanjutan.


(Idul Saputra)