Soppeng, Kiprah Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, S.E., di lingkungan Partai Golongan Karya (Golkar) kembali mendapat sorotan. Ia menerima undangan resmi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar untuk menghadiri pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Pemenangan Pemilu di Makassar.
Undangan bernomor Sund-695/DPP/GOLKAR/X/2026 tertanggal 7 Oktober 2026 itu menjadi bagian dari agenda konsolidasi partai untuk memperkuat koordinasi kader dan mematangkan strategi menghadapi kontestasi politik mendatang.
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 17 Oktober 2026, di Hotel Claro Makassar. Rakornis akan melibatkan jajaran pimpinan daerah serta anggota Fraksi Partai Golkar DPRD provinsi dan kabupaten/kota dari Sulawesi Selatan, NTB, NTT, Maluku, Maluku Utara, hingga Papua Raya.
Undangan ini menempatkan Suwardi Haseng dalam rangkaian kegiatan strategis partai yang mempertemukan unsur pimpinan dan kader dari berbagai wilayah. Sebagai Bupati Soppeng sekaligus kader Golkar, kehadirannya menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dan memperkuat konsolidasi organisasi di tingkat daerah.
Surat tersebut ditandatangani Wakil Ketua Umum DPP Golkar Kahar Muzakir dan Sekretaris Jenderal Muhammad Sarmuji. Agenda ini menunjukkan bahwa konsolidasi partai tidak hanya bertumpu pada struktur kepengurusan, tetapi juga melibatkan kader yang memiliki peran dalam pemerintahan daerah.
Bagi Golkar di Sulawesi Selatan, komunikasi antara struktur partai dan kader di daerah menjadi salah satu unsur penting dalam menjaga soliditas organisasi. Forum Rakornis juga menjadi ruang untuk menyamakan persepsi mengenai langkah politik dan persiapan menghadapi agenda pemilu berikutnya.
Di tengah tanggung jawabnya memimpin Kabupaten Soppeng, Suwardi Haseng kini juga tercatat dalam agenda konsolidasi partai di tingkat regional. Dua peran tersebut memiliki ruang lingkup berbeda, tetapi sama-sama menuntut kapasitas kepemimpinan, koordinasi, dan komitmen terhadap tanggung jawab yang diemban.
Meski demikian, undangan tersebut belum dengan sendirinya menunjukkan adanya penugasan khusus ataupun penetapan posisi tertentu dalam struktur pemenangan pemilu. Namun, partisipasinya dalam agenda DPP Golkar menjadi momentum untuk memperkuat hubungan organisasi dan memperluas koordinasi politik di Sulawesi Selatan.
Rakornis di Makassar diharapkan menghasilkan langkah-langkah strategis untuk memperkuat konsolidasi dan kesiapan partai menghadapi kontestasi politik mendatang, termasuk di wilayah Sulawesi Selatan dan kawasan Indonesia timur.
(Tim)
