Soppeng, Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPD BKPRMI) Kabupaten Soppeng kembali menunjukkan komitmennya dalam membina generasi muda melalui program kaderisasi. Sebanyak 35 kader baru resmi dinyatakan lulus setelah mengikuti Latihan Manajemen Dakwah (LMD) 1 yang digelar selama tiga hari.
Kegiatan yang dilaksanakan oleh Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (LPPSDM) DPD BKPRMI Kabupaten Soppeng tersebut berlangsung pada 10–12 Juli 2026 di Pondok Tahfidzh Rafi'u Al Darajat Welonge, Kecamatan Marioriawa.
Peserta berasal dari jajaran pengurus DPD BKPRMI Soppeng, utusan DPK BKPRMI se-Kabupaten Soppeng, serta remaja masjid yang aktif dalam berbagai kegiatan keagamaan di wilayahnya masing-masing.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan pembekalan mengenai manajemen dakwah, kepemimpinan organisasi, komunikasi, penyusunan program kerja, hingga strategi dakwah yang relevan dengan perkembangan generasi muda. Materi disampaikan melalui sesi kelas, Focus Group Discussion (FGD), simulasi organisasi, diskusi kelompok, serta pembiasaan ibadah berjamaah sebagai bagian dari pembentukan karakter kader.
Ketua Umum DPD BKPRMI Kabupaten Soppeng, Dr. Syamsuddin, S.S., M.Si., mengatakan bahwa LMD 1 merupakan proses kaderisasi yang menjadi fondasi dalam mencetak pemimpin muda masjid yang mampu menjawab tantangan zaman.
"LMD 1 ini adalah kawah candradimuka bagi pemuda masjid di Soppeng agar siap menghadapi tantangan zaman dengan manajemen dakwah yang modern, namun tetap berbasis pada nilai-nilai Islami," ujarnya.
Ia berharap para alumni mampu menghidupkan masjid melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan masyarakat, mulai dari pembinaan remaja, pendidikan Al-Qur'an, kegiatan sosial, hingga pemanfaatan media digital sebagai sarana dakwah.
Harapan serupa disampaikan Ketua Umum DPW BKPRMI Sulawesi Selatan, Asri Said, S.T., M.M. Menurutnya, seluruh peserta harus segera mengimplementasikan ilmu yang diperoleh melalui program-program nyata di masjid masing-masing.
"Kami berharap alumni LMD 1 ini langsung mengaktifkan program-program kreatif di masjid masing-masing. Masjid harus menjadi pusat pembinaan dan kreativitas generasi muda," katanya.
Apresiasi juga datang dari Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama Kabupaten Soppeng, H.A. Muh. Darwis, M.Ag. Ia menilai pembinaan kader muda berbasis masjid menjadi langkah strategis dalam membentuk generasi yang berkarakter, berakhlak mulia, dan memiliki jiwa kepemimpinan.
Selain menghadirkan narasumber dari internal BKPRMI, kegiatan ini juga diisi materi dari Polres Soppeng terkait penguatan wawasan kebangsaan dan kepemimpinan.
Pada penutupan kegiatan, panitia menyerahkan sertifikat kelulusan kepada peserta terbaik serta memberikan plakat penghargaan kepada Pondok Tahfidzh Rafi'u Al Darajat Welonge atas dukungannya sebagai tuan rumah pelaksanaan LMD 1.
Melalui kaderisasi ini, BKPRMI Soppeng berharap lahir generasi penerus organisasi yang mampu mengembangkan program-program dakwah yang inovatif, edukatif, dan bermanfaat bagi masyarakat, sekaligus menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan umat di Kabupaten Soppeng.
(Idul Saputra)
