Soppeng, Lembaga Swadaya Masyarakat Saluran Informasi dan Investigasi Korupsi (LSM SIDIK) mulai turun langsung mengawasi pelaksanaan proyek revitalisasi SDN 7 Salotungo, Kabupaten Soppeng, yang memiliki nilai anggaran lebih dari Rp2 miliar. Pengawasan dilakukan sejak tahap awal sebagai bentuk kontrol sosial terhadap penggunaan anggaran negara.
Ketua LSM SIDIK, Mahmud Cambang, mendatangi lokasi proyek untuk melihat secara langsung progres pekerjaan. Dalam peninjauan tersebut, ia mengamati sejumlah pekerjaan awal, mulai dari pemasangan sloof hingga pengerjaan rangka baja atap bangunan. Seluruh perkembangan proyek turut didokumentasikan sebagai bahan evaluasi pada monitoring berikutnya.
Mahmud menegaskan bahwa proyek yang dibiayai dengan uang negara harus dilaksanakan secara profesional, transparan, dan sesuai petunjuk teknis (juknis). Menurutnya, tidak boleh ada kompromi terhadap kualitas pekerjaan, terlebih proyek tersebut diperuntukkan bagi fasilitas pendidikan.
"Kami turun langsung untuk memastikan revitalisasi SDN 7 Salotungo benar-benar dikerjakan sesuai petunjuk teknis. Jangan sampai anggaran miliaran rupiah yang bersumber dari uang negara justru menghasilkan pekerjaan yang tidak berkualitas," tegas Mahmud.
Ia menyampaikan pesan keras kepada pelaksana proyek agar mengutamakan mutu pekerjaan dan tidak mengabaikan spesifikasi teknis hanya demi mengejar penyelesaian proyek.
"Yang kami kawal adalah uang negara. Setiap rupiah harus dipertanggungjawabkan dengan hasil pekerjaan yang sesuai standar. Tidak boleh ada ruang untuk pekerjaan asal jadi. Jika ada yang belum sesuai ketentuan teknis, kami berharap segera dilakukan perbaikan," ujarnya.
Mahmud menegaskan, kehadiran LSM SIDIK di lapangan bukan untuk mencari kesalahan pelaksana proyek, melainkan memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai aturan sehingga hasil pembangunan benar-benar memberi manfaat bagi dunia pendidikan.
Menurutnya, bangunan sekolah yang direvitalisasi harus memiliki kualitas konstruksi yang baik, kokoh, aman, dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang oleh guru maupun peserta didik.
LSM SIDIK memastikan pengawasan akan terus dilakukan hingga proyek revitalisasi SDN 7 Salotungo selesai. Langkah tersebut merupakan bagian dari peran serta masyarakat dalam mengawal penggunaan anggaran publik agar tepat sasaran, akuntabel, dan menghasilkan pembangunan yang berkualitas.
(Red)

